Definisi
Airdrop farming adalah praktik khas dunia kripto di mana para peserta secara sistematis menggunakan proyek-proyek blockchain baru atau tahap awal untuk meningkatkan peluang mereka memenuhi syarat menerima airdrop token. Praktik ini didasarkan pada ekspektasi bahwa proyek nantinya dapat mendistribusikan token gratis kepada pengguna awal, penguji, atau anggota komunitas sebagai bagian dari rencana peluncuran atau pertumbuhan mereka. Konsep ini memandang aktivitas pengguna sebagai bentuk investasi waktu, dana, dan perhatian dengan imbalan kemungkinan alokasi token di masa depan.
Perilaku ini sering berfokus pada ekosistem tempat airdrop umum terjadi, seperti platform DeFi yang sedang berkembang atau jaringan blockchain baru. Peserta biasanya mempertahankan banyak interaksi on-chain dari waktu ke waktu, dengan harapan tim proyek akan memberi imbalan atas aktivitas ini ketika mereka merancang kriteria airdrop. Airdrop farming tidak menjamin adanya imbalan, karena aturan distribusi ditentukan secara sepihak oleh pihak proyek.
Konteks dan Penggunaan
Dalam praktiknya, airdrop farming sangat terkait dengan budaya eksperimen dan spekulasi yang lebih luas di dunia kripto, di mana pengguna menjelajahi banyak protokol untuk mencari potensi keuntungan di masa depan. Aktivitas ini sering melibatkan transaksi berulang dari sebuah wallet di berbagai smart contract, yang dapat menimbulkan biaya gas yang signifikan di beberapa jaringan. Karena itu, peserta menimbang potensi nilai airdrop di masa depan terhadap biaya on-chain langsung yang diperlukan untuk mempertahankan aktivitas.
Airdrop farming sering muncul di sekitar platform DeFi baru, layanan restaking, atau proyek infrastruktur yang belum meluncurkan token tetapi secara luas diperkirakan akan melakukannya. Istilah ini digunakan baik secara netral, untuk menggambarkan perilaku umum komunitas, maupun secara kritis, ketika praktik farming yang agresif dipandang sebagai upaya mengambil nilai tanpa komitmen jangka panjang terhadap suatu proyek. Sebagai konsep budaya, hal ini menyoroti bagaimana insentif token membentuk perilaku pengguna dan pola partisipasi di berbagai ekosistem blockchain.